Example floating
Example floating




Berita

Lambaian Tangan dan Air Mata Iringi Kepergian Drg. Hasudungan Silaban, M.Kes dari Pelataran Bukit Inspirasi

37
×

Lambaian Tangan dan Air Mata Iringi Kepergian Drg. Hasudungan Silaban, M.Kes dari Pelataran Bukit Inspirasi

Sebarkan artikel ini

HUMBAHAS, Sinar24jam.com — Langit Doloksanggul tampak muram seakan ikut berduka, kala jenazah Drg. Hasudungan Silaban, M.Kes diberangkatkan dari Pelataran Perkantoran Bukit Inspirasi menuju tempat peristirahatan terakhirnya. Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, para pimpinan daerah, Aparatur Sipil Negara, serta keluarga besar almarhum hadir dengan wajah sendu, memberi penghormatan terakhir bagi sosok yang telah mengabdi dengan sepenuh hati untuk masyarakat Humbahas.

Tepat di pelataran yang menjadi saksi bisu pengabdiannya, jenazah almarhum Hasudungan Silaban disambut dengan suasana haru. Isak tangis keluarga dan rekan sejawat pecah saat Bupati menyematkan karangan bunga di atas peti jenazah sambil menyampaikan kata perpisahan. “Selamat jalan Drg. Hasudungan Silaban, M.Kes. Pengabdianmu abadi dalam kenangan kami.” ujar Bupati dengan suara berat yang nyaris tertahan.

Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ketua DPRD Parulian Simamora, Wakil Ketua Jesika A. Simamora dan Marsono Simamora, Sekda Chiristison R. Marbun, para Kepala OPD, hingga Bupati Humbahas periode 2005–2015 Drs. Maddin Sihombing, M.Si bersama istri, menunjukkan betapa besar rasa kehilangan atas wafatnya almarhum.

Dalam suasana duka itu, keluarga membacakan riwayat hidup almarhum—anak bungsu dari 10 bersaudara, suami dari dr. Tiar L. br Sihombing, dan ayah dari seorang putra tercinta. Sejak tahun 2005, Hasudungan telah mengabdikan diri sebagai ASN—dimulai dari dokter gigi fungsional di RSUD Doloksanggul, Kepala Puskesmas Sigompul, lalu dipercaya sebagai Kepala Dinas Kesehatan yang berjibaku di garda terdepan menghadapi pandemi Covid-19, hingga akhirnya menjabat Staf Ahli Bupati sampai akhir hayatnya.

Beliau bukan hanya seorang ASN, tapi pejuang kemanusiaan. Sosok bersahaja, pekerja keras, dan tulus melayani.” kata Bupati Oloan dengan mata yang berkaca-kaca. “Kami kehilangan, dan daerah ini kehilangan putra terbaiknya.

Suasana semakin pilu saat iring-iringan mobil jenazah perlahan bergerak meninggalkan halaman kantor. Lambaian tangan dari Bupati, ASN, dan para pelayat menyatu dalam satu makna: perpisahan yang dalam, penuh hormat, dan tak terlupakan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *