Example floating
Example floating




Berita

Pemprov Sumut Pulangkan 141 Korban TPPO dari Myanmar, Ingatkan Masyarakat Waspada

40
×

Pemprov Sumut Pulangkan 141 Korban TPPO dari Myanmar, Ingatkan Masyarakat Waspada

Sebarkan artikel ini

Deliserdang, Sinar24jam.com –

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memulangkan 141 warga yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Myanmar. Mereka merupakan bagian dari 423 korban TPPO yang dipulangkan oleh Pemerintah Pusat dari berbagai daerah di Indonesia.

Pemulangan para korban dilakukan secara bertahap. Dari total 141 warga Sumut, sebanyak 106 orang pulang secara mandiri, sementara 34 lainnya difasilitasi oleh Pemprov Sumut. Sebanyak 33 orang tiba di Bandara Internasional Kualanamu pada Sabtu (22/3), sementara satu orang lainnya akan dipulangkan menggunakan bus.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Muhammad Armand Effendy Pohan, menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang. Ia mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang menjanjikan gaji besar namun tidak melalui jalur resmi.

“Hak semua orang untuk mencari pekerjaan, tetapi harus dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai prosedur agar tidak menjadi korban perdagangan manusia. Ini menjadi catatan penting bagi kita semua, termasuk para pemangku kepentingan terkait,” ujar Effendy di Bandara Kualanamu.

Senada dengan itu, Ketua Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Sumut, Harold Hamonangan, menegaskan bahwa bekerja ke luar negeri harus mengikuti aturan yang berlaku.

“Bekerja di luar negeri sah-sah saja, tetapi prosedur dan ketentuan harus diikuti agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi,” tegas Harold.

Salah satu korban TPPO, Dio, warga Medan, mengaku menyesal setelah tergiur tawaran gaji Rp16 juta per bulan untuk bekerja di Myanmar.

“Awalnya dijanjikan fasilitas lengkap dan gaji besar, tapi kenyataannya seperti neraka. Saya berharap tidak ada lagi yang tertipu seperti saya,” ujar Dio. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Wali Kota Medan Bobby Nasution karena telah membantu proses pemulangan mereka, sehingga bisa berkumpul kembali dengan keluarga menjelang Lebaran.

Pemulangan para korban ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut M. Ismael Parenus Sinaga, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Dwi Endah Purwanti, serta perwakilan dari Polda Sumut dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan dalam perekrutan tenaga kerja ke luar negeri. Jika ingin bekerja di luar negeri, masyarakat diminta memastikan keabsahan agen penyalur dan mengikuti prosedur resmi guna menghindari tindak kejahatan perdagangan orang.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *